Lowongan ala Dewa

Om Dani ….Om Dani ….. pake di gaji nggak Om ?

Om Dani ….Om Dani ….. pake di gaji nggak Om ?
“Lama sudah kehinaan menindas mencekam,
lalu dimanakah keperkasaan para singa ?
Sehingga burung pipit menjelma menjadi Rajawali,
dan kita ditindas di bawah kaki para budak.
Bukan karena para budak mengalahkan
kita dalam pertempuran,
namun karena kita lebih memilih untuk
menyerah dan dihinakan.”
(Abdullah Azzam, Pembaharu Islam, 1941 - 1989)
Sebuah lagu untuk seseorang….:p
ENTAH
(by : Iwan Fals)
Entah mengapa aku tak berdaya
waktu kau bisikkan,
“Jangan aku kau tinggalkan”
tak tahu di mana ada getar terasa
waktu kau katakan
“Kubutuh dekat denganmu”
seperti biasa aku diam tak bicara
hanya mampu pandangi
bibir tipismu yang menari
seperti biasa aku tak sanggup berjanji
hanya mampu katakan:
“Aku cinta kau saat ini”
entah esok hari
entah lusa nanti
entah
sungguh mati betina
aku tak mampu beri sayang yang cantik
seperi kisah cinta di dalam komik
sungguh mati betina
buang saja angan angan itu
lalu cepat peluk aku
lanjutkan saja langkah kita
rasalah….
rasalah….
apa yang terasa
MASIH LANJUTAN DARI YANG KEMAREN !!
B. LIRIK LAGU DEWA YANG BERMASALAH:
Pertama, Lirik kagu “Sweetest Place”adalah sebuah
lirik penantian akan ratu adil, penantian akan
datangnya sesuatu, yang bisa membuat kehidupan menjadi
menyenangkan. Dan yang dinanti adalah: MATA (I’am
welcoming an eye/ Into the darkest one / It tells me
not to worry…) Ratu adil itu adalah MATA.
Menurut teologi Yahudi (Kabbala), The eye atau Mata
merupakan mata Lucifer, Sang Pangeran Penguasa
Kegealapan sekaligus Sang Penguasa alam raya.
Kedua, Dalam Album Laskar Cinta , ada sebuah lagu
berjudul “SATU”.
Syairnya bagaikan kerinduan yang teramat sangat
seorang kekasih kepada pujaan hatinya. Benarkah ??,
Ternyata TIDAK. Syair lagu tersebut merupakan
manifestasi dari paham sesat “Wihdatul Wujud”
(bersatunya mahluk dengan pencipta).
Dibawah syair lagu tersebut pada versi kaset terdapat
ucapan terima kasih kepada Al Hallaz.
Adapun pada versi CD nya terdapat ucapan terima kasih
kepada : Syekh Lemah Abang.
Keduanya adalah penganut Wihdatul Wujud.
Siapapun yang pernah membaca sejarah Walisanga pasti
tahu bahwa Syekh Lemah Abang adalah nama lain dari
Syekh Siti Jenar. Jika Syekh Siti Jenar diperintahkan
untuk dipenggal kepalanya oleh Walisanga, bagaimana
dengan Dewa??, tentu tidak demikian…..

Sok atulah d cek ke sumber2 yang akurat ….! masalahnya kalo bener trus kenapa ? kalo nggak juga kenapa? ya … terserah lo pade …! mau lo bakar kaset2 dewa ? lo apusin semua mp3 dewa dari kompi elo ? ya terserah !
TULISAN INI DI COPY ‘n’ PASTE DARI SEBUAH MILIST, Tingkat acurasi nya ? I really2 don’t know, juz read and think ! sukur2 lo sempet ngecek ke berbagai sumber
Ternyata, salah satu grup musik papan atas di
Indonesia yaitu DEWA telah secara konsisten
menyebarkan simbol Yahudi dari mulai album pertama
mereka DEWA 19 (1992), TERBAIK-TERBAIK (1995), THE
BEST OF DEWA 19 (1999), BINTANG LIMA (2000), CINTAILAH
CINTA (2002), ATAS NAMA CINTA I & II
( 2004), dan LASKAR CINTA (2004)
Simbol Yahudi dengan cerdik diletakkan dengan berbagai
cara dan hanya bisa dilihat dengan cara cara tertentu.
Ada yang dibuat terbalik, disamarkan, diputar dan
hanya bisa dibaca didepan cermin
Sebelum membahas lebih jauh tentang simbol, kita perlu
ketahui siapa sebenarnya Ahmad Dhani Manaf, sang
komadan grup musik ini.
Dalam Album Laskar Cinta, Dhani menulis sebagai
berikut :
DHANI THANKS TO : ….., JAN PIETER FREDERICH KOHLER (
THANKS FOR THE GEN ) …, Siapakah JAN PIETER
FREDERICH KOHLER??
Merunut silsilah keluarga, pemilik nama tersebut
ternyata ayah dari ibu kandung Ahmad Dhani, alias
kakeknya. Ibunya sendiri bernama Joyce Theresia Pamela
Kohler. Jan Pieter Frederich Kohler adalah orang
Yahudi Jerman.
Secara jujur Dhani berterima kasih atas gen Yahudi
yang ia terima dari sang kakek. (THANKS FOR THE GEN).
Bisa jadi karena kebanggaannya mewarisi gen dari
opa-nya.
A. SIMBOL-SIMBOL YAHUDI YANG BANYAK TERDAPAT PADA
ALBUM DEWA:
1) Dhani sering tampil dipanggung dengan memakai
kalung Bintang David (simbol Zionis-Israel).
2) Pada cover album pertama DEWA 19, terdapat gambar
Piramida Tak Sempurna (Unfinished Pyramid). Piramida
tersebut terpancung dibagian ujungnya. Lambang
tersebut sudah dikenal luas sebagai salah satu lambang
Yahudi (lambang gerakan Masonis - salah satu
organisasi Yahudi, dan juga lambang tsb pada uang 1
dollar Amerika). Dan untuk diingat, dalam
mitologi Judaisme angka “19″ dikenal sebagai “Dark
Star” (Bintang Kegelapan).
Jika dicermati dengan seksama, cobalah untuk
memperbesar gambar puncak pyramid yang ditutupi kabut
(misalnya dengan program Windows Picture & Fax Viewer,
puncak piramid itu di zoom-in (+) beberapa kali), maka
terlihat dipuncak piramid itu-walau agak samar, ada
sesuatu yang tidak lancip, malah berwarna gelap yang
cenderung berbentuk bulat yang bisa jadi merupakan
bola, lingkaran, atau juga bisa sebuah mata.
3) Dalam album “TERBAIK TERBAIK”, Pertama, secara
jelas dimuat simbol Dewa Ra (Dewa matahari dalam
mitologi Mesir Kuno). Dalam agama Yahudi (Judaisme)
Dewa Ra diklaim sebagi salah satu Tuhan mereka. Pada
Sinagog (rumah ibadah Yahudi) lambang ini lazim di
pajang.
Kedua, terdapat pula lembaran satu Protocol Of Zions
(Ayat-ayat Iblis) dalam bahasa Ibrani. Untuk
menyamarkan, Protocol of Zions dalam cover album ini
diletakkan secara terbalik horizontal. Yang sisi kiri
dipindah kekanan dan sebaliknya. Untuk membacanya
hadapkan dulu ke depan cermin.
Ketiga, terdapat foto empat personil Dewa tengah
berdiri dibawah gambar lingkaran dengan satu titik di
tengahnya (Circle with a dot), gambar ini dikenal
sebagai symboll occultism/organ perempuan yang
merupakan gerakan pemuja setan dan dianggap juga
sebagai penjelmaan simbol mata setan(The Evil Eye),.
Berikut ini cuplikan dari Bulletin Masonis (organisasi
Yahudi):
Since the Satanist worships the Sex Act, he must have
a symbol of the female organ, to go along with male
organ- the Obelisk. And , indeed, Satanist do have a
symbol of the female organ - the Circle. And, when a
point is added to the middle of the circle, you have
the complete sex act, the male being the point and the
female being the circle (Point With A Circle” Masonic
Short Talk Bulletin, August, 1931, Vol.9,No.8,
Reprinted July,1990, p.4)
Bagi anda pengguna Macromedia Fontographer 4.11/9/99.
Anda bisa lihat Occult Symbol yang berpola huruf
Ibrani, terdapat “circle with a dot”
4) Dalam cover Album THE BEST OF DEWA 19 (1999),
Pertama, Secara kasat mata ada dua lambang yang
dimuat: adalah tulisan tangan italic yang ditumpuk
jadi satu sehingga membentuk garis lurus. Satu garis
horizontal, satunya lagi vertical, dan saling
bersilangan seperti salib miring.
Cover berbentuk horizontal ini baru memiliki arti jika
diberdirikan atau diputar 90 derajat kearah kiri
(lihat tanda panah biru di sudut kanan bawah cover
tsb, itu bukan sekedar gambar panah tapi suatu
instruksi) agar ‘pesan’nya sampai. Dikepala salib
terdapat gambar personil Dewa yang
jika dicermati membentuk sebuah bulatan. Ini sama
dengan symbol okultisme yang terdapat dalam lambang
Dewa Horus.
Kedua, Juga dicover depan. Di sudut kiri bawah ada
gambar kepala seorang gadis dengan rambut panjang
terurai, dikepala si gadis seolah ada pusaran air.
Jika diperbesar maka akan terlihat bahwa “pusaran air”
dan rambut si gadis itu sesungguhnya adalah mata dari
Dewa Horus.
Ketiga, dipermukaan cakram digital (CD) juga berisi
symbol okultisme Dewa Horus (juga ada tanda panahnya)
Keempat, dicover yang berisi lirik lagupun, jika di
rotasi 90 derajat akan terlihat simbol yang sama.
Garis putih yang ada diatasnya hanya sebagai
‘pengelabuan’, namun intinya adalah garis saling
menyilang seperti salib dengan lingkaran di bagian
atasnya
5) Dalam cover Album BINTANG LIMA (2000), Gambar sayap
dengan hati di tengah dimuat utuh dengan latar
belakang empat personil Dewa. Simbol ini lajim
dipakai sebagai salah satu simbol gerakan perkumpulan
Teosofie Yahudi. Ritual pengikut Teosofi biasanya
mengadakan upacara pemanggilan arwah atau jin.
6) Dalam cover Album CINTAILAH CINTA (2002),
Pertama, Cover depan album ini memuat secara menyolok
simbol Eye of Horus. Horus adalah Dewa Burung dalam
Mitologi Mesir Kuno yang diklaim sebagai salah satu
dewa mereka.
Kedua, Dicover dalam juga ada simbol yang sekilas
mirip mata, yang merupakan contekan habis salah satu
simbol yang terdapat dalam buku The secrect Language
of Symbol yang disarikan dari kitab Yahudi, Taurat.
Simbol ini biasa disebut Femina Geni Vegia atau
kelamin perempuan.
Ketiga, Dibagian lain juga ada gambar mata setan.
Keempat, Dipiringan disc-nya jika dicermati bergambar
kepala burung dengan simbol mata Horus. Yang merupakan
salah satu simbol dari gerakan freemasonry.
7) Dalam cover Album CINTAILAH CINTA I & II (2004),
Lambang sayap yang merupakan lambang resmi Dewa dimuat
dalam album live ini dengan latar belakang hitam
kelam. Seperti hal nya Album Bintang Lima (2000),
album ini juga mengunakan sayap simbol Teosofi dengan
makna yang sama.
8) Album : LASKAR CINTA (2004), Inilah album ke
tujuh Dewa yang akhirnya menjadi “batu sandungan” dan
membuka selubung semua album-album dewa sebelumnya
yang sarat dengan kampanye symbol dan lambang Yahudi
Tipologi huruf “Laskar Cinta” yang dibalik, ternyata
diambil dari huruf Ibrani (huruf yang digunakan dalam
Kitab Yahudi)
Gambar siluet wajah Ahmad Dhani pakai peci dengan
tulisan berpola Arabic bertuliskan “Ahmad”. Benarkah
bertuliskan Ahmad??, mengapa huruf alif-nya ada
cabang? Padahal alif itu lurus tidak bercabang. Jelas
bukan suatu kekhilafan. Jika gambar itu dibalik 180
derajat, tulisan Arabic yang semula seakan berbunyi
“Ahmad” menjadi huruf Arabic yang terdiri
dari konsonan semua dengan huruf : YHWH, alias
“YaHWeh, alias Tuhan Tertinggi Yahudi. Believe it or
Not??
PERCAYA ATO NGGAK TERSERAH ELO …..!